Skip to content

Read And Comment ^^

Annyeong

Welcome Readers

Selamat datang diblog saya ini. Blog saya ini akan menyuguhkan berbagai macam, dimulai dari Lyric, Info sampai Posting pribadi

Saya mempunyai sedikit peraturan untuk blog saya ini

1. Setiap kali kalian membaca suatu posting yang ada diblog saya ini, harap kalian bisa memberikan komentar meski komentar kalian hanya satu atau dua patah kata.
2. Jika kalian ingin RePost Posting yang ada diblog ini, harap bisa mencantumkan Credit
3. Dilarang membashing atau menghina. Jika mau protes, diharapkan menggunakan bahasa yang santun dan sopan, tidak mengandung unsur SARA.

Sekian Peraturannya, saya harap kalian bisa mematuhinya. Dan satu lagi, Selamat menjelajah diblog saya.

Wasalam

Advertisements

[Lyric] Daniel Bedingfield – If You’re Not The One


Read more…

Blog Khusus FF

Annyeong.. :]

Saya disini hanya ingin memberitahukan untuk yang mau tau -.- ! Sesuai dengan judul diatas yaitu ‘Blog Khusus FF’ saya. Yah meski Semua ff saya itu ancur – ancur kalian harus tetap memberikan komen kali :] baiklah ini dia alamatnya –> http://haysaymiharu.wordpress.com ! Dikunjungi ya :] ingat juga Komen kalian itu berharga banget, apa lagi para readers disitu gak mau buka tulisan (?) huhuhu, jadi gak semangat deh *makin ngaur* ok ok, sekian dulu promosi saya :] paipai

Bla.. Bla.. Bla..

Halo Semua :] selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam, dan selamat subuh. Udah lama gak ngepost gara – gara udah kelas 9 >.< gue juga udah lama gak bikin ff, jadi kangen. Gue gak ngepost ato bikin ff gak berarti gue sibuk atau apa, tapi males banget. Kemaren juga udah izin hiatus ke pemilik blog yg dimana gue jadi author. Mau tau gak kenape gue males? Gara – gara meratapi nilai MTK, Fisika, de-el-el. Nilai yang gak bagus2 amat itu bikin gue jadi nyiut dan males. Jadi gak semangat apa apa *ini posting makin lama makin gaje*

Btw, semangat gue lagi membara gara – gara sakit hati sama temen. Bukan.. Bukan gara – gara cowok kok, jauh banget malah dari masalah cowok x] kali ini gue bener2 sakit hati banget sama tuh orang, huwaa.. Tapi gara2 itu gue jadi semangat belajar ._. Alhamdulillah yah !

Oh ya gue mau bikin ff, doain supaya gak ancur yaw X] sekain dah, paipai !

Protected: Jawaban Psikotest Imajinasi

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Psikotest Imajinasi

Menurut orang – orang yang pernah bermain ini sih katanya berhasil 80%. Sebelum main, siapkan selembar kertas dan pensil atau pulpen. Silahkan dilihat rulesnya~
1. jangan melihat jawabannya
2. jawab dengan berurutan
3. jawabnya enggak susah kok, jangan pakai
logika. tapi pakai feeling dan bayangan kamu.

ayo mulai~ bayangkanlah!!

Anda pergi ke suatu hutan, terus di hutan tersebut melihat suatu
gubuk pada gubuk tersebut anda melihat suatu pintu
1. Pintu tersebut ??
a. Terbuka
b.Tertutup

lalu anda masuk kegubuk dan anda melihat sebuah meja
2. Bentuk meja tersebut ??
a. Bulat
b. Kotak
c. Segitiga

lalu anda melihat sebuah pot yang sedang tergantung
di sekitar ruangan
3. Terbuat dari apakah pot tersebut ??
a. Guci,keramik atau tanah liat
b. Plastik
c. Besi

4. Berapa banyak kah air didalamnya ??
a.Penuh
b. Setengah
c. Kosong

Lalu anda keluar dari gubuk tersebut saat
berjalan anda melihat sejumlah
kunci
5. Terbuat dari apakah kunci tersebut ??
a.Emas
b.Perak
c.Besi

6. Berapakah jumlah kunci tersebut ??
(Pilih angka 1 sampai 10)

Lalu anda berjalan
kedepan dan anda
melihat air terjun. Air terjun tersebut mengalir
7. Berapakah derasnya aliran air terjun tersebut
(Pilih angka 1-10 semakin tinggi angka yang anda
pilih aliran air semakin deras)

Lalu anda berjalan
kesebelah kanan anda melihat sebuah istana. Anda masuk kedalam istana tersebut. Didalam istana terdapat dua buah kolam.
Di kolam yang pertama terdapat sejumlah koin yang terbuat dari emas tapi airnya kotor. Di kolam kedua terdapat
banyak sekali koin yang terbuat dari
perak dengan air cukup bersih
8. Pada situasi tersebut apa yang anda lakukan
a. Mengambil koin emas pada kolam pertama
b. Mengambil koin perak pada kolam kedua
c. Tidak mengambil apa2

Lalu anda keluar dari istana tersebut dan melihat sebuah kotak harta karun
9. Ukuran kotak
tersebut
a. Besar
b. Sedang
c. Kecil

Disekitar daerah tersebut anda melihat seekor kuda dan sebuah kotak besar.
Oh tidak tiba2 tornado datang
10. Apa yang anda
lakukan ??
a. Berlari menggunakan
kuda
b. Masuk kedalam kotak besar
c. Berlari ketempat yang
lebih aman.

Okay jawabannya nyusul yah, biar gak liat jawabannya dulu. Kalo sampe liat jawabannya duluan gak seru dong. Untuk Jawabannya bakal aku kasih Password. Password untuk jawabannya = kyumin

I got this from –> http://kidneypea.wordpress.com [Dengan beberapa perubahan]

Bipolar Disorder

A. Pengertian Umum
Bipolar Disorder
Bipolar Disorder adalah
jenis penyakit psikologi,
ditandai dengan
perubahan mood (alam
perasaan) yang sangat
ekstrim yaitu berupa
depresi dan maniak.
Pengambilan istilah bipolar
disorder mengacu pada
suasana hati penderitanya
yang dapat berganti
secara tiba-tiba antara dua
kutub (bipolar) yang
berlawanan yaitu
kebahagiaan dan
kesedihan yang ekstrim.
Setiap orang pada
umumnya pernah
mengalami suasana hati
yang baik (mood highs)
dan suasana hati yang
buruk (mood lows). Akan
tetapi , seseorang yang
menderita bipolar disorder
memiliki mood swings
yang ekstrim yaitu pola
perasaan yang mudah
berubah secara drastis.
Suatu ketika, seorang
pengidap bipolar disorder
bisa merasa sangat
antusias dan bersemangat
(mania). Namun, ketika
mood-nya berubah
buruk, ia bisa sangat
depresi, pesimis, putus
asa, bahkan sampai
mempunyai keinginan
untuk bunuh diri (depresi).
Dahulu, penyakit ini
disebut dengan manic-
depressive. Penyakit ini
telah diperkirakan telah
mempengaruhi lebih dari
lima juta orang di
Amerika. 3-5 orang dari
setiap 100 orang dewasa
dipastikan mengidap
bipolar disorder. Hal ini
sama-sama terjadi pada
laki-laki dan perempuan
dengan tingkat resiko
yang sama. Pada
umumnya, gangguan
afektif ini ditemukan di
seluruh budaya dan
kelompok ras, tetapi ras
Amerika dan Afrikalah
yang paling dominan
mengidap bipolar disorder
dibandingkan ras-ras lain
di dunia. Bipolar disorder
mulai terlihat pada masa
remaja dan terus
berlangsung sepanjang
hidup. Pada awalnya,
penyakit ini sering tidak
diakui oleh para
penderitanya karena
hanya dianggap sebagai
depresi biasa. Oleh karena
itu, diagnosis sejak dini
sangatlah penting agar
penyakit ini bisa
ditindaklanjuti dengan
tepat dan tidak
membahaykan si
penderita maupun orang-
orang di sekitarnya.
Bipolar disorder dapat
mempengaruhi kehidupan
seseorang, seperti
kemampuan di berbagai
bidang, gangguan besar
bagi kesehatan, hubungan
sosial, dan gaya hidup
seseorang. Oleh sebab itu,
penyakit ini memerlukan
penanganan secara serius
agar penderitanya dapat
menjalani hidup dengan
normal.B. Sejarah
Bipolar Disorder
Menghubungkan mood
dan tingkat energi telah
menjadi bagian dari
kehidupan manusia sejak
zaman dahulu. Kata
”melankoli” (kata tua untuk
depresi) dan ”mania” telah
dikenal manusia sejak
zaman Yunani Kuno.
Menurut teori Pra-
hippocratic humoral, kata
melankoli berasal dari kata
melas / μελας yang
berarti hitam, dan chole /
χολη, yang berarti
empedu atau melukai.
Teori ini juga
menyebutkan bahwa
mania terjadi karena
kelebihan empedu kuning
atau kombinasi dari
empedu kuning dan
hitam. Di sisi lain, dokter
Roma, Caelius Aurelianus
juga mengusulkan
etimilogi mania yaitu ania
yang berarti besar untuk
menghasilkan derita
mental dan manos yang
berarti santai, yang
diperkirakan bermaksud
berlebihan untuk bersantai
dari pikiran atau jiwa
(Angst dan Marneros
2001). Gagasan mengenai
melankoli dan mania
kembali dijelaskan oleh
Soranus dari Ephesus
(98-177 M) pada abad ke-2
M. Soranus menegaskan
bahwa melankoli dan
mania adalah keadaan
yang berbeda dengan
penyakit yang terpisah.
Akan tetapi, saat itu,
banyak orang mengira
melankoli adalah salah
satu bentuk dari penyakit
mania (Mandimore 2005).
Selain Ephesus, hubungan
antara maniak dan
melankoli juga diusulkan
oleh Aretaeus dari
Cappadocia. Aretaeus
adalah seorang filsuf
kesehatan yang hidup di
Alexandria kira-kira antara
tahun 30 sampai 150 M.
Dia mengatakan bahwa
manic-depressive
diakibatkan oleh empedu
hitam. Aviceenna,
seorang dokter Rusia dan
pemikir psikologi menulis
buku The Canon of
Medicine pada tahun 1025
yang mengidentifikasikan
bipolar disorder sebagai
kejiwaan manic-
depressive (manic-
depressive psychosis)
yang dibedakan dari satu
bentuk ke bentuk lainnya
dari suatu kegilaan (junun)
, seperti mania dan
skizofrenia. Dasar dari
konsep manic-depressive
yang dipakai sekarang
ditemukan oleh Jules
Baillarger pada tanggal 31
Januari 1854 kepada
Academy of Medicine di
Prancis bahwa biphasic
mental menyebabkan
depresi dan mania dapat
berulang. Hal tersebut
diistilahkan dengan
sebagai folie à double
forme(dual-form insanity).
Dua minggu kemudian,
pada tanggal 14 Februari
1854, Jean Pierre Falret
mempresentasikan dasar
tentang disorder
(penyakit) yang sama dan
disebutnya sebagai folie
circulaire (circular insanity)
. Setelah itu, konsep-
konsep yang telah
ditemukan dikembangkan
kembali oleh seorang
psikiater Jerman, Emil
Kraepelin(1856-1926)
dengan menggunakan
konsep kahbaum
cyclothymia. Emil adalah
orang yang menemukan
istilah kejiwaan manic
depressive(manic
depressive psychosis). Dia
menegaskan bahwa
seorang penderita bipolar
disorder yang telah
mengalami periode akut
yaitu mania atau depresi,
akhirnya bisa menjalani
kehidupan secara normal
kembali.Setelah Perang
Dunia II, John Cade,
seorang psikiater Australia
menyelidiki pengaruh dari
berbagai snyawa pada
veteran-veteran yang
menderita bipolar
disorder. Pada tahun
1949, Cade menemukan
bahwa Lithium karbonat
dapat digunakan untuk
merawat penderita bipolar
disorder. Akan tetapi,
Cade tidak langsung
menggunakannya untuk
merawat pada penderita
karena adanya ketakutan
bahwa garam yang
terkandung dalam Lithium
korbonat dapat
menyebabkan keracunan
bahkan kematian. Pada
tahun 1950-an, banyak
rumah sakit di Amerika
Serikat mulai mengadakan
percobaan tentang
pengaruh lithium pada
penderita penyakit ini.
Sepuluh tahun kemudian,
berbagai laporan muncul
di literator medis
mengenai efektivitas
lithium. Departemen
Makanan dan Obat-obatan
Amerika Serikat tidak
menyetujui penggunaan
lithium untuk perawatan
sampai tahu 1970. Istilah
”reaksi manic-depressive
”( manic-depressive
reaction) pertama kali
muncul dalam Asosiasi
Psikiater America pada
tahun 1952 yang
dipengaruhi oleh Adolf
Meyer. Dia menjelaskan
paradigma sakit sebagai
reaksi dari faktor
biogenetik ke faktor
psikologi dan pengaruh
sosial. Subklasifikasi
bipolar disorder pertama
kali dipresentasikan oleh
seorang psikiater Jerman
yang bernama Karl
Leonhard pada tahun
1957. Karl juga
merupakan orang
pertama yang
memperkenalkan istilah
bipolar(untuk penderita
yang mengalami mania
dan depresi) dan unipolar
(untuk pederita yang
hanya mengalami episode
depresi). Pada tahun
1990-an, banyak negara-
negara di dunia muali
menaruh perhatian pada
gangguan afektif,
khususnya bipolar
disorder.C. Faktor
Penyebab Bipolar
DisorderBerdasarkan
Institut Nasional Kesehatan
Mental Amerika Serikat
(USA government’s
National Institute of Mental
Health) atau NIMH, bipolar
disorder tidak hanya
disebabkan oleh faktor
tunggal saja, melainkan
dari banyak factor yang
secara bersama-sama
memicu terbentuknya
penyakit ini. Oleh karena
banyaknya faktor yang
terlibat, bipolar disorder
juga disebut dengan
penyakit multifaktor.
Sebenarnya, penyebab
bipolar disorder mungkin
beragam antara individu
yang satu dengan yang
lain. Akan tetapi, banyak
penelitian yang
menunjukkan kontribusi
genetik dan pengaruh
lingkungan memiliki peran
besar dalam penyakit ini.§
Faktor Genetik Gen
bawaan adalah faktor
umum penyebab bipolar
disorder. Seseorang yang
lahir dari orang tua yang
salah satunya merupakan
pengidap bipolar disorder
memiliki resiko mengidap
penyakit yang sama
sebesar 15%-30% dan bila
kedua orang tuanya
mengidap bipolar
disorder, maka 50%-75%.
anak-anaknya beresiko
mengidap bipolar
disorder. Kembar identik
dari seorang pengidap
bipolar disorder memiliki
resiko tertinggi
kemungkinan
berkembangnya penyakit
ini daripada yang bukan
kembar identik. Penelitian
mengenai pengaruh faktor
genetis pada bipolar
disorder pernah dilakukan
dengan melibatkan
keluarga dan anak
kembar. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa
sekitar 10-15% keluarga
dari pasien yang
mengalami gangguan
bipolar disorder pernah
mengalami satu episode
gangguan mood
(Gherson, 1990, dalam
Davison, Neale, & Kring,
2004).§ Faktor
Lingkungan Bipolar
disorder tak hanya
dipengaruhi oleh gen saja,
tetapi juga didorong oleh
faktor lingkungan.
Penderita penyakit ini
cenderung mengalami
faktor pemicu munculnya
penyakit yang melibatkan
hubungan antar
perseorangan atau
peristiwa-peristiwa
pencapaian tujuan
(reward) dalam hidup.
Contoh dari hubungan
perseorangan antara lain
jatuh cinta, putus cinta,
dan kematian sahabat.
Sedangkan peristiwa
pencapaian tujuan antara
lain kegagalan untuk lulus
sekolah dan dipecat dari
pekerjaan. Selain itu,
seorang penderita bipolar
disorder yang gejalanya
mulai muncul saat masa
ramaja kemungkinan
besar mempunyai riwayat
masa kecil yang kurang
menyenangkan seperti
mengalami banyak
kegelisahan atau depresi.
Selain penyebab diatas,
alkohol, obat-obatan, dan
penyakit lain yang diderita
juga dapat memicu
munculnya bipolar
disorder Di sisi lain,
keadaan lingkungan di
sekitarnya yang baik dapat
mendukung penderita
gangguan ini sehingga
bisa menjalani kehidupan
dengan normal. § Sistem
Neurochemistry dan
Mood DisordersSalah
satu faktor utama
penyebab seseorang
mengidap bipolar disorder
adalah terganggunya
keseimbangan cairan
kimia utama (key
cemichals) di dalam otak.
Sebagai organ yang
berfungsi menghantarkan
rangsang, otak
membutuhkan
neurotransmitter (saraf
pembawa pesan atau
isyarat dari otak ke bagian
tubuh lainnya) dalam
menjalankan tugasnya.
Norepinephrin, dopamine,
dan serotonin adalah
beberapa jenis
neurotransmitter yang
penting dalam
penghantaran impuls
syaraf. Pada penderita
bipolar disorder, cairan-
cairan kimia tersebut
berada dalam keadaan
yang tidak seimbang.
Sebagai contoh, suatu
ketika seorang pengidap
bipolar disorder dengan
kadar dopamine yang
tinggi dalam otaknya akan
merasa sangat
bersemangat, agresif, dan
percaya diri. Keadaan
inilah yang disebut fase
maniak. Sebaliknya
dengan fase depresi. Fase
ini terjadi ketika kadar
cairan kimia utama otak
itu menurun di bawah
normal, sehingga
penderita merasa tidak
bersemangat, pesimis,
dan bahkan keinginan
untuk bunuh diri yang
besar. Seseorang yang
menderita bipolar disorder
menandakan adanya
gangguan pada sistem
motivasional yang disebut
dengan behavioral
activation system (BAS).
BAS memfasilitasi
kemampuan manusia
untuk memperoleh
reward (pencapaian
tujuan) dari
lingkungannya. Hal ini
dikaitkan dengan positive
emotional states,
karakteristik kepribadian
seperti ekstrover(bersifat
terbuka), peningkatan
energi, dan berkurangnya
kebutuhan untuk tidur.
Secara biologis, BAS
diyakini terkait dengan
jalur saraf dalam otak
yang melibatkan
dopamine dan perilaku
untuk memperoleh
reward. Peristiwa
kehidupan yang
melibatkan reward atau
keinginan untuk mencapai
tujuan diprediksi
meningkatkan episode
mania tetapi tidak ada
kaitannya dengan episode
depresi. Sedangkan
peristiwa positif lainnya
tidak terkait dengan
perubahan pada episode
mania. § Sistem
Neuroendokrin Area
limbik di otak
berhubungan dengan
emosi dan
mempengaruhi
hipotalamus. Hipotalamus
berfungsi mengontrol
kelenjar endokrin dan
tingkat hormon yang
dihasilkan. Hormon yang
dihasilkan hipotalamus
juga mempengaruhi
kelenjar pituarity. Kelenjar
ini terkait dengan
gangguan depresi seperti
gangguan tidur dan
rangsangan selera.
Berbagai temuan
mendukung hal tersebut,
bahwa orang yang
depresi memiliki tingkat
dari cortisol (hormon
adrenocortical) yang
tinggi. Hal ini disebabkan
oleh produksi yang
berlebih dari pelepasan
hormon rotropin oleh
hipotalamus (Garbutt, et
al., 1994 dalam Davison,
Neale, & Kring, 2004).
Produksi yang berlebih
dari cortisol pada orang
yang depresi juga
menyebabkan semakin
banyaknya kelenjar
adrenal (Rubun et al.,
1995, dalam Davison,
Neale, & Kring, 2004).
Banyaknya cortisol
tersebut juga
berhubungan dengan
kerusakan pada
hipoccampus dan
penelitian juga telah
membuktikan bahwa
pada orang depresi
menunjukkan
hipoccampal yang tidak
normal. Penelitian
mengenai Cushing’s
Syndrome juga dikaitkan
dengan tingginya tingkat
cortisol pada gangguan
depresi. D. Episode dan
Gejala Umum Bipolar
Disorder Seorang
penderita bipolar disorder
mengalami gejala-gejala
sebagai berikut.§
Episode Depresi Gejala-
gejala dari tahap depresi
bipolar disorder adalah
sebagai berikut. 1.
Kesedihan dan menangis
secara umum. 2.
Mengalami kesulitan tidur
(insomnia) atau terlalu
banyak tidur
(hypersomnolence). 3.
Kehilangan nafsu makan
dan penurunan berat
badan atau sebaliknya. 4.
Menarik diri dari
pergaulan, hilangnya rasa
percata diri. 5. Kehilangan
rasa suka terhadap hal-hal
yang menyenangkan saat
penderita dalam kondisi
normal. 6. Merasa
pesimis, putus asa, tidak
ada yang bersedia
membantu, tidak bernilai
atau berharga. dan tidak
diinginkan. 7. Terjadi
komplikasi pada organ
lainnya yang disebabkan
oleh sugesti yang buruk
terhadap kesehatannya. 8.
Memiliki respon yang
lambat saat berbicara,
kesulitan untuk
berkonsentrasi, selalu
berpikiran yang tidak jelas,
dan bingung. 9. Pekerjaan
dan hubungan
interpersonal terganggu
10. Merasa tidak berdaya
dan benar-benar berpikir
tentang cara membunuh
dirinya sendiri. Hampir
semua penderita bipolar
disorder mempunyai
pikiran tentang bunuh diri
dan 30% diantaranya
berusaha untuk
merealisasikan niat
tersebut dengan berbagai
cara. (1990, dalam
Davison, Neale, & Kring,
2004)§ Episode Mania
Gejala-gejala dari tahap
mania bipolar disorder
adalah sebagai berikut. 1.
Merasa sangat
bersemangat, penuh
energi, dan siap untuk
apapun. 2. Berperilaku
agresif, intoleran,
terkadang membosankan,
cepat marah, tidak
sabaran, serta perilaku
ugal-ugalan. 3. Penurunan
kebutuhan untuk tidur
karena selalu aktif
beraktifitas. 4. Memiliki
rencana yang realistis,
suka berlibur dan
bersenang-senang, serta
peningkatan hubungan
seksual. 5. Kepercayaan
diri yang meningkat, tidak
takut pada apapun. 6.
Suka berbicara dengan
cepat dan melompat dari
subyek yang satu ke
subyek yang lain. 7.
Keputusan tentang bisnis
dan keuangan dilakukan
dengan terburu-buru
tanpa memperhatikan
akibatnya. 8. Memilih
pakaian dan make up
yang mendukung
suasananya hatinya yang
ceria. 9. Hubungan sosial
dan pekerjaan terganggu.
10. Meminta anggota
keluarga maupun orang
lain untuk
memperhatikannya dan
merasa tidak memerlukan
orang lain. 11. Mengalami
gejala psychotic yaitu
delusion (kepercayaan
palsu) dan hallucination
(melihat atau mendengar
sesuatu yang tidak nyata).
12. Muncul banyak ide dan
gagasan yang
berlebihandan terkesan
muluk-muluk. Menurut
Weisberg (1994),
perubahan mood
mempengaruhi motivasi
untuk menghasilkan karya
kreatif daripada proses
kreatif itu sendiri. Seorang
penderita bipolar disorder
yang berada pada tahap
mania cenderung lebih
berani mengeluarkan isi
pikirannya daripada
seseorang tanpa bipolar
disorder. Penyakit ini
banyak ditemukan pada
orang-orang yang terlibat
dalam dunia seni.
Sejumlah artis, komposer,
dan penulis yang
mempunyai riwayat
bipolar disorder dikenal
dapat menghasilkan
karya-karya yang baik.
Para sejarawan juga
percaya bahwa Vincent
Van Gogh mengidap
bipolar disorder. Keadaan
mania dapat memicu
kreativitas terkait dengan
adanya peningkatan
mood, pikiran yang
muncul tiba-tiba, dan
kemampuan
menghubung-hubungkan
ige dan gagasan. §
Episode Hipomania
Tahap hipomania mirip
dengan mania.
Perbedaannya adalah
penderita yang berada
pada tahap ini merasa
lebih tenang seakan-akan
telah kembali normal serta
tidak mengalami
hallucination dan delusion.
Hipomania sulit untuk
didiagnosis karena terlihat
seperti kebahagiaan biasa,
tapi membawa resiko
yang sama dengan
mania.Gejala-gejala dari
tahap hipomania bipolar
disorder adalah sebagai
berikut. 1. Bersemangat
dan penuh energi, muncul
kreativitas. 2. Bersikap
optimis, selalu tampak
gembira, lebih aktif, dan
cepat marah. 3.
Penurunan kebutuhan
untuk tidur. § Episode
Campuran (Mixed state
episode)Dalam konteks
bipolar disorder, mixed
state adalah suatu kondisi
dimana tahap mania dan
depresi terjadi bersamaan.
Pada saat tertentu,
penderita mungkin bisa
merasakan energi yang
berlebihan, tidak bisa
tidur, muncul ide-ide yang
berlal-lalang di kepala,
agresif, dan panik (mania).
Akan tetapi, beberapa jam
kemudian, keadaan itu
berubah menjadi
sebaliknya. Penderita
merasa kelelahan, putus
asa, dan berpikiran negatif
terhadap lingkungan
sekitarnya. Hal itu terjadi
bergantin dan berulang-
ulang dalam waktu yang
relatif cepat. Alkohol,
narkoba, dan obat-obat
antipedresan sering
dikonsumsi oleh penderita
saat berada pada epiode
ini. Mixed state bisa
menjadi episode yang
paling membahayakan
penderita bipolar disorder.
Pada episode ini, penderita
paling banyak memiliki
keinginan untuk bunuh
diri karena kelelahan,
putus asa, delusion, dan
hallucination. Gejala-gejala
yang diperlihatkan jika
penderita akan melakukan
bunuh diri antara lain
sebagai berikut. 1. Selalu
berbicara tentang
kematian dan keinginan
untuk mati kepada orang-
orang di sekitarnya. 2.
Memiliki pandangan
pribadi tentang kematian.
3. Mengkonsumsi obat-
obatan secara berlebihan
dan alkohol. 4. Terkadang
lupa akan hutang atau
tagihan seperti; tagihan
listrik, telepon Penderita
yang mengalami gejala-
gejala tersebut atau siapa
saja yang mengetahuinya
sebaiknya segera
menelepon dokter atau
ahli jiwa, jangan
meninggalkan penderita
sendirian, dan jauhkan
benda-benda atau
peralatan yang beresiko
dapat membahayakan
penderita atau orang-
orang disekelilingnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mungkin dan bukan mungkin lagi terlambat mengucapkan ini. Saya hanya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin. Semoga semua amal perbuatan kita diterima, dosa kita dihapus. Saya bener – bener minta maaf buat semua kalau ada salah kata, nyampah diblog orang, dan perbuatan nista lainya. Sekali lagi saya ucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Dan Batin ^^

%d bloggers like this: